Judulnya kayak orang hamil aja yah,.. have been six month. Maksudnya gue sudah enam bulan menetap di Bandung, ngekos lah ceritanya. Banyak hal-hal baru yang gue temui di sini, yang ternyata merubah kebiasaan gue selama hidup di Garut. Mulai dari orang-orang nya sampai lingkungan sekitar.
Mungkin karena gue besar di Garut dan lama di Garut gue sangat akrab dengan orang-orang di kampung halaman gue, (kasian deh lo yang gak punya kampung halaman). Mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA, gue hidup di Garut. Di sana pada orang2 nya pada terbuka, gue bisa menyapa dan berkenalan dengan siapa saja.
Beda dengan di Bandung, khususnya di daerah kosan dan pusat kota. Di sini kehidupan serba indiviual, dengan tetangga sendiripun tidak kenal. Parah memang, tapi mau bagaimana lagi. Bukan orangnya yang salah tetapi waktu dan profesi yang memisahkan kehidupan bersosial kita.
Setiap tahun pasti ada orang baru, dan setiap bulan selalu ada yang menanyakan apakah di tempat gue ada kamar yang kosong. Artinya setiap orang sudah memiliki pendidikan dan pekerjaan di Bandung, mau tidak mau mereka harus mencari tempat tinggal dong. Dan rata-rata orang kantor dan orang kuliahan hanya bisa bertemu (tatap muka) di kosan atau di lingkungan hanya pada sore atau malam hari, itupun jarang terjadi. Mungkin salah satu hal yang membuat kehidupan begitu individual di sini adalah itu.
Berbeda dengan Garut, orang-orang nya rata-rata tidak memiliki pekerjaan yang harus bekerja sampai lembur, palingan jam 2 sudah pada pulang bekerja. Dan di sana tidak ada istilah uang kebersihan, kita biasa dengan itilah kerja bakti, yaitu membersihkan secara bersama-sama. Di mulai dari halaman rumah kita sampai tempat-tempat umum.
Ada hal lain yang membuat gue nyaman tinggal di Bandung, yaitu fasilitas dan akses yang disediakan. Jika dulu gue susah membeli buku yang gue ingin, karena haru pesen dulu kalo tidak ada. Sekarang hampir semua buku yang gue cari ada, pilihan toko bukanya pun lebih banyak di banding di Garut.
Hal lainnya adalah Internet. Jujur saja, kecepatan akses internet di Bandung lebih cepat dibandingkan di Garut, memang ada beberapa kelemahannya dibandingkan kecepatan Internet di Garut, tetapi secara keseluruhan lebih baik di Bandung.
Bagaimanapun juga kadang gue selalu pengen balik lagi ke Garut, banyak hal-hal menarik di Garut. Yang paling gue kangen dari Garut adalah sikap sosial. Kehidupan di sini sangat-sangat lebih individual.
Showing posts with label Bandung. Show all posts
Showing posts with label Bandung. Show all posts
Sunday, January 22, 2012
Tuesday, August 2, 2011
The New Citizen
Hari ini tanggal 2 Agustus 2011 adalah hari dimana semuanya akan dimulai. Bertepatan dengan Rhamadan yang ke 1432 Tahu Hijriah. Gue sudah harus memindahkan barang" gue yang selama ini gue simpan dikamar, gue harus memindahkannya ke tempat tinggal gue yang baru. Dimana? tempatnya di Jl. Cisitu Baru No. 12 Bandung. Gue sementara ini berkuliah di kampus yang bukan bener" pilihan gue, gue milih tempat ini karena gue berharap tahun depan gue bisa masuk ITB. Karena cisitu tempatnya cukup dekat dengan ITB.
Bisa lihat sendiri kan di atas, Cisitu Baru lumayan dekat dengan ITB, jika kita berjalan kaki kesana memerlukan waktu kurang lebih 10 menit. Suasana Cisitu Sungguh menarik, tempatnya bersih dan warga di sana sadar kebersihan, gue liat juga rata-rata mereka mahasiswa ITB. Yah, itu cukup memecut gue agar gue bisa sama seperti mereka. Kamar yang gue tempatin juga adalah kamar kosan bekas mahasiswa ITB katanya sih dair Informatika. Sungguh, gue harap suasana ini bisa membuat gue senang dan bisa membuat gue lebih bersemangat lagi dalam belajar.
Lalu apa yang gue dapat di kosan itu? okeh, gue nanti akan mengambil foto di sana. Pertama dari jalan masuk ke Cisitu sampai kosan gue. Yang pertama di sana gue mendapat akses internet high speed dan tv kabel (clebih dari ukup menemani gue disaat gue kesepian). Kamar madi di luar, mungkin pilihan ini bagi sebagian orang aneh, tetapi gue rasa ini cukup. Airnya juga bukan air sumur tetapi dari pam, gue cek kebersihannya juga Ok, sinar matahari rmasuk ruangan juga baik. Maka dengan alasan tersebut gw memutuskan untuk memilih tempat ini.
So, dimana sebenarnya sekarang gue berkuliah? gue jawab, gue berkuliah di kampus ranking 17 Indonesia, kampus komputer salah satu yang terbaik di Indonesia (Unikom). Yup, temen" gue menyebut gue salah milih, kenapa? karena mereka lebih menyarankan masuk Binus atau Itenas. Ada juga yang bilang kalo di unikom itu sulit untuk lulusnya. Ya apalah kata mereka, gue ga peduli. Mungkin bener atau juga mungkin salah, gue milih unikom pertama karena kampus komputernya yang terdengar salah satu yang terbaik, kedua karena lokasinya yang dekat ITB.
hahaha... kenapa gue ga berhenti aja satu tahun kalo tetep mau masuk sana? jujur saja, Ibu gue sangat tidak suka kalo gue berhenti, dia lebih menyarankan gue kuliah sambil belajar. Ya gue terima" aja, toh dia juga mengizinkan gue ikut SNMPTN sekali lagi tahun depan. Ya moga" ini yang terbaik bagi gue.
Labels:
Bandung,
Catatan Sekolah,
Kampus